Suara yang Tidak Pada Tempat dan Waktunya
Bisa dibilang hari ini
Lebih tepatnya kurang lebih jam 9.30 yang lalu
Masih terngiang suara bel yang saat itu sudah melayang-layang di atmosfer sekolah
Suaranya bagaikan suara kucing garong yang sedang bertengkar satu sama lain di tengah malam
Ya, meresahkan, mengganggu, membuat geram
Padahal orang-orang sedang asyik-asyiknya bercengkrama bersanda-gurau dengan kawannya
Termasuk juga saya, Ya terserah kalo gak percaya mah
Jajanan kesukaan pun, belum sempat dihabiskan
Ulangan pun mulai, bersamaan dengan selesainya pembagian soal-soal
Sejarah, Itu yang sedang saya dan mereka kerjakan
Soal yang penuh dengan masa lalu dan memaksa kita untuk flashback
Tentunya tentang materi-materi sejarah, bukan materi percintaan
Seperti biasa, kegiatanku diawali dengan melihat soal dari halaman pertama sampai bagian essay
Sembari menimbang-nimbang tingkat kesulitan soal-soal ini
Kemudian,
Suara itu berkumandang, Suara yang tak asing di kalangan orang-orang
Suaranya berasal dari ruangan sebelah
Ya, Ruangan itu bukan lain adalah ruangan yang akan dijadikan kelas
Tapi masih dalam tahap pembangunan
Tepatnya berasal dari sebuah radio tua kepunyaan salah satu tukang yang ada disana
Suaranya adalah khaaakh musih dangdut ternyata
Entah apa judulnya tapi cukup familiar di telinga saya
Otak pun menjadi tidak fokus
Tulisan-tulisan soal mendadak berubah menjadi sansakerta kuno
Oh ternyata cuma efek saja
Suara yang keluar dari radio bagai, Suara yang menghipnotis kaki untuk bergerak
Ditambah, suara suling yang merdu menambah efek magic lagu dangdut itu
Menambah ketidakfokusan otakku ini
GRRRR, ingin hati melempari tukang itu dengan batu bata
Suara yang gak lazim ketika ada ulangan berlangsung
Terkutuklah wahai lagu dangdut dan radio dan kau tukanggg...
Mungkin bagi''nya'' lagu dangdut adalah segalanya, penghibur di kala lara
Sungguh suara yang tak pada tempat dan waktunya




Komentar
Posting Komentar